Urap Pakis (Urap Sayuran NCC) By Fransiska Savitri

Melihat sayuran pakis muda dipasar, membuatku ingin memasak urap. Urap pakis merupakan salah satu masakan yang pernah kutemui di Bali. Ceritanya nostalgia nih.
Ketemulah resepnya Ibu Fatmah untuk bumbu urap. Kuikuti dan kucicipi, hasilnya pas banget dengan kenangan rasanya. Berikut catatan resep dan hasil modifikasi dalam hal cara memasaknya.

Urap Pakis (Urap Sayuran NCC)

By: Fatmah Bahalwan
Recook with modified by : F. Savitri

Bahan :
1 ikat kangkung
1 ikat bayam
1 ikat kacang panjang
250 gr kol putih
100 gr tauge
*untuk kangkung, bayam, dan kol, saya ganti dengan pakis.

Bumbu Urap :
1 btr kelapa, kupas, parut kasar
3 bh cabe besar
3 bh bawang merah
1 bh bawang putih
1 sdt terasi
1 ruas kencur
2 bh daun jeruk, buang tulang
1 sdt garam
1 sdm gula merah sisir
penyedap bila suka (bisa juga kaldu bubuk)

Cara Membuat :
Bumbu : ulek cabe merah, bawang merah, bawang putih dan garam hingga halus, masukkan terasi, gula merah dan kencur, haluskan pula.
Campur bumbu halus dengan kelapa parut, aduk rata, beri daun jeruk. Kukus hingga matang, angkat.
Siangi sayur mayur, rebus dalam air mendidih masing-masing secara terpisah. Tiriskan.
Taruh sayuran rebus dalam wadah, taburi bumbu urap, aduk rata.

Selain dikukus, bumbu urap pun dapat dibuat dengan cara ditumis. Bumbu, yang seharusnya diuleg, saya haluskan dengan cara dicincang hingga halus.
Di dalam wajan, dengan minyak 2 sendok makan, bumbu ditumis hingga harum. Kemudian masukkan kelapa parutnya. Bumbui dengan garam, gula merah, dan kaldu bubuk. Setelah setengah matang, masukkan sayurannya. Langsung dicampur semua di dalam wajan. Sayuran masih dalam kondisi mentah saat dimasukkan dalam campuran bumbu urap, tidak perlu direbus dahulu. Sayuran dimatangkan bersama dengan mematangkan bumbu. Setelah matang, urap pakis (urap sayuran) siap dihidangkan. Perasan jeruk lemo akan menambah kenikmatannya.

Note : memasak urap dengan cara seperti ini, membuatku lebih mudah mengontrol rasanya. Urap akan lebih bertahan lama, tidak cepat kecut. Selain itu, sayuran pakis tidak terasa berlendir, berair, dan melunak. Sayuran pakis akan masih terasa ‘krenyes krenyes’.

Selamat makan …. eh, selamat memasak.
Fransiska Savitri
Sidoarjo, nov 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s