Onde-onde Ketawa NCC by Selma Alan

onde-onde merekahNCC.jpg

Dear Host anti gagal dan teman-teman
Ada yang tahu onde-onde ketawa atau bisa dikatakan juga onde-onde merekah. Bentuknya mirip onde-onde ketan, tapi tanpa isi dan pecah merekah di permukaannya. Di pekanbaru saya nggak pernah menemukan yang jualan onde-onde ketawa in, seingat saya dari kecil ya. Saya kenalnya malah dari teman-teman segrup kalau ada juga jajanan pasar seperti ini. Yang biasanya saya tahu itu onde-onde ya klepon, hehee.
Seperti cerita saya sebelumnya, saya mulai belajar masak dan baking serta membuat kue itu sejak saya menikah dan tinggal di madinah. Sebabnya karena pas ingin ngemil ini itu, nggak ada yang jual. Apalagi jajanan pasar yang notabenenya adalah kue khas indonesia. Kalau kue khas arab sih banyak. Saya belajar dan terus belajar secara otodidak. Begitupula saya belajar membuat onde-onde merekah ini. Berlika-liku juga prosesnya. Ada yang keras jadinya dan nggak merekah sama sekali. Kalau begini rasanya sedih juga, hehe. Alhamdulillah sekarang udah bisa bikin. Saya agak terkejut dengan resep bu fatmah ini. Onde-ondenya jadi gurih tapi lembut. Rasanya ajaib juga enak. Padahal sebelumnya saya nggak suka onde-onde. Kalau ada kue lain, kue ini langsung disisihkan. Sekarang jadi tertarik makan. Kalau anak-anak jangan ditanya deh. Suka banged. Kue apapun mereka biasanya suka. Apalagi yang gurih. Ini resepnya bu fatmah ya.
Onde-onde Ketawa
Bahan:
500 gr     tepung terigu protein rendah
1 sdt        baking Powder Double Acting (BPDA)
150 gr     gula pasir
50 gr      margarine
1 sdt       vanilli
4 btr       telur
Bahan lain:
500 ml       air
100 gr       wijen putih
1 ltr        minyak goreng
Cara Membuatnya:
Campur tepung terigu dan BPDA, aduk rata. Sisihkan.
Kocok mentega dan gula pasir hingga lembut, masukkan telur satu persatu sambil tetap dikocok sampai mengembang. Matikan mikser.
Tuang terigu kedalam adonan telur, aduk rata dan uleni perlahan sampai bisa dipulung.
Bentuk bulat seperti bola ping-pong, celupkan kedalam air sebentar langsung gulingkan diatas wijen putih.
Goreng dalam wajan dengan minyak banyak dan api sedang hingga mekar dan berwarna kuning kecoklatan.
Angkat. Tiriskan. Dinginkan dan simpan dalam toples.
Area lampiran
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s