Lemper Ayam NCC by Selma Alan

lemper ayamNCC.jpg

Salam Host NCC anti gagal

Semoga sehat selalu dan tetap semangat sharing resepnya yaa..;)
Masih ada sisa ayam dari bubur ayam tadi. Kita buat lemper ayam yuk. Nggak pernah sekalipun buat lemper pakai daun pisang. Biasanya pakai aluminium foil. Bisa dilihat di postingan saya di blog saya di http://selmawahida.blogspot.co.id/2015/09/lemper-ketan-isi-ayam.html, masih pakai aluminium foil kan? Hihi jadi malu. Maklumlah ya, waktu di madinah itu nggak ada daun pisang, belakangan sih tahu ada daun pisang frozen dijual di baqolah asia. Taunya juga dari teman, kalau nggak ada daun pisang, bisa pakai aluminium foil. Tapi tetap aja ada beda rasanya, nggak ada aroma daun dibakarnya yang enak gitu.
Zaman masih gadis, saya nggak suka lemper ayam. Nggak suka makanan asin seperti ayam, disatukan sama ketan yang manis. Aneh ya. Yang suka lemper itu adikku. Selalu aja kalau belanja, minta dibelikan lemper ayam. Kalau saya malah lebih suka ketan unti. Jadi satu ketan unti buatku dan satu lemper buat adikku. Begitu terus. Nah, waktu di madinah, entah mengapa jadi kangen sama lemper. Apa efek kangen adikku ya? Entahlah. Yang jelas, lihat teman yang buat lemper dengan aluminium foil kok jadi penasaran pengen buat juga. Dan jadilah lemper perdanaku yang dibungkus aluminium foil itu. Sekarang setelah di indonesia, dan mudah mendapatkan daun pisang (cuma tinggal metik), akhirnya saya bisa juga bikin lemper sendiri. Hihi senang. Abis dikukus, saya bakar sebentar supaya ada efek bakar-bakarannya. Bungkus daun yang buat mengukus saya ganti dulu supaya cakep warnanya. Hmm wangii..wangi aroma sereh, wangi ketan dan wangi ayam berpadu di dalam daun pisang yang ikut menyumbangkan aroma khasnya, enak. Resep bu fatmah bahalwan, selain simpel, insyaAllah anti gagal. Gimana? Mau coba buat lemper juga? Yuk belajar yuk.
Lemper Ayam
Sumber: Fatmah Bahalwan
Bahan bahan
200 gr beras ketan yang telah di rendam 1 jam
125 ml santan kelapa,dari 1 butir kelapa, sisihkan 100 ml juga untuk bahan isi
1 lembar daun salam
1 batang serai yang di memarkan
3/4 sdt garam
Daun pisang untuk membungkus secukupnya.
Cara membuat nya
Beras ketan di kukus sampai matang,sisihkan.
Santan di rebus bersama garam,daun salam dan daun sereh.
Beras ketan yang sudah matang dan masih hangat di siram kan santan hangat,aduk sampai rata lalu diamkan sampai santan meresap. Panaskan kukusan, kukus beras ketan sampai matang.
2 buah paha ayam
100 ml santan kelapa
500 ml air untuk merebus ayam.
1 batang serai memarkan
2 lembar daun salam
1/4 sdt merica bubuk
3/4 sdt garam
1/2 sdt gula pasir
Bumbu ulek
4 siung bawang putih
6 siung bawang merah
1 sdt ketumbar
3 butir kemiri,saya pakai 1 utuh.
Cara membuat bahan isi
Rebus air,masukkan ayam. Beri merica dan garam. Masak sampai ayam matang. Angkat tunggu dingin,lalu di suwir suwir.
Tumis bumbu ulek sampai harum, masukkan daun salam,sereh, garam dan gula pasir.
Lalu masukkan suwiran ayam aduk rata, ambil air kaldu 250 ml, masak sampai air kaldu meresap.
Masukkan santan kental 100 ml aduk sampai rata dan masak sampai santan meresap.
Angkat lalu dinginkan.
Penyelesaian, ambil segenggam ketan yang sudah matang,pipihkan lalu beri isi. Bulatkan kembali lalu padat kan. Bungkus dengan daun pisang semat kedua ujung nya dengan tusuk gigi yang sudah di potong lalu di runcingkan ujung nya.
Panaskan kukusan lalu kukus lemper sampai 45 menit.
Angkat,biarkan dingin baru di sajikan.
Lemper Ayam NCC ini tahan basi sampai 3 hari,kalau santan sebelum nya sudah dimasak sampai tanak baru di gunakan.
Note: Lemper setelah saya kukus, saya ganti daunnya, hekter dan bakar. Baru disajikan.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s