Arem-Arem Sambel Tempe NCC by Tafriha Umar

PSX_20161119_181042-01.jpeg

Assalaamu’alaikum ibu-ibu host

Arem-arem ini cocok untuk bekal piknik, karena pada dasarnya Arem-arem sama seperti nasi gurih padat berlauk yang disatukan dalam bungkus daun pisang. Lauk isi yang berbumbu sambel goreng sedikit pedas membuat arem-arem ini enak sekali dinikmati, ada kejutan tempe pula didalamnya. Hmmmm, nyam, nyam, dan ada tips dari Ibu Fatmah Bahalwan yang saya sertakan juga dengan resepnya…

Tips:

Arem-arem paling banter awet dua hari, makanya ngukus terakhirnya sampai satu jam biar tanak abis deh.
Nah, jangan isi sayuran, karena sayuran bikin arem-arem cepet rusak. Kalau pakai sayuran arem-arem umurnya satu hari deh.
Kalau berangkat piknik pagi, bikin arem-arem sehari sebelumnya oke, malam hari dikukus lagi, pagi tinggal ditenteng.

Arem-Arem Sambel Tempe
Penulis : Fatmah Bahalwan

Bahan arem-arem:
500 gr   beras pulen
1200 ml santan
1 sdt     garam
1 sdt     gula pasir
3 lbr      daun salam
1 btg     sereh, memarkan
Daun pisang secukupnya
Lidi atau tusuk gigi lancip

Bahan isi:
400 gr   tempe, iris kecil
300 gr   daging giling
2 lbr      daun salam
1 btg     sereh, memarkan
1 ruas   lengkuas, memarkan
100 ml  santan kental
Gula dan garam secukupnya

Haluskan:
2 bh      cabe merah besar
4 bh      bawang merah
2 bh      bawang putih

Cara membuatnya:

Cuci beras, kukus hingga panas kepul-kepul. Sementara itu masak santan, garam, gula, daun salam, daun sereh, hingga mendidih. Masukkan beras panas kedalam santan. aduk rata, tutup panci dan biarkan hingga santan terserap habis.
Masak bahan isi: tumis bumbu halus, salam, sereh dan lengkuas hingga wangi, masukkan daging giling, masak hingga berubah warna, masukkan tempe, aduk rata, tuang santan kental. Biarkan mendidih dan santan surut. Tes cicip rasa.
Ambil satu lembar daun pisang, beri 2 sdm nasi aron, pipihkan, beri 1 sdt bahan isi, padatkan dan gulung dalam daun seperti lontong. Semat dua ujungnya dengan lidi atau tusuk gigi.
Kukus arem-arem selama 60 menit, hingga tanak. Angkat, dinginkan.

Salam
Tafriha Umar

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s